stimulasi kreativitas anak usia dini melalui praktik fun cooking di TK Amaliyah Desa Cipancuh Kecamatan Haurgeulis
Kata Kunci:
kreativitas anak usia dini fun cookingAbstrak
Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana bentuk stimulasi kreativitas anak, bagaimana praktik fun cooking dapat meningkatkan kreativitas, serta apa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk stimulasi kreativitas anak usia dini, mendeskripsikan praktik fun cooking sebagai metode pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor yang mendukung maupun menghambat kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek anak kelompok TK Amaliyah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data dijamin dengan triangulasi sumber, metode, dan peneliti. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fun cooking mampu meningkatkan kreativitas anak dalam empat indikator utama: berimajinasi, yaitu anak bebas memilih bentuk dan warna hiasan makanan; mengemukakan ide, anak aktif memberikan gagasan tentang bahan dan cara penyajian; memecahkan masalah, anak mampu mencari alternatif ketika bahan atau alat terbatas; menghasilkan karya, anak dapat membuat produk makanan sederhana sesuai imajinasinya, seperti jagung susu keju dengan berbagai topping. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga membantu mengembangkan koordinasi motorik halus serta menumbuhkan rasa percaya diri anak. Faktor pendukung meliputi peran guru dan orang tua, suasana belajar yang menyenangkan, serta ketersediaan bahan dan alat yang aman. Hambatannya adalah perbedaan kemampuan anak, keterbatasan waktu, dan variasi bahan yang kurang. Dengan demikian, fun cooking dapat menjadi alternatif pembelajaran kreatif yang efektif di PAUD jika dirancang sesuai usia dan minat anak.
